Lanjut ke konten

Gur Piknik

18 Januari 2017

Bayangkan kamu punya libur 2 pekan. Kamu sangat ingin menjadi menikmati suasana liburan itu bersama orang-orang terkasih. Lalu ketika kamu sedang menikmati masa-masa liburan itu, kamu masih memiliki sepekan waktu tersisa, namun ada panggilan tugas alias harus masuk kerja sebelum waktu liburan mu berakhir? Aihhhh……

Alhamdulillah, pekerjaan ku sebagai pendidik membuat ku dapat jatah libur yang sebenarnya lumayan lama tiap semester nya. Seperti akhir semester ini, selama 2 pekan di akhir & awal tahun aku dapat jatah libur. Aku manfaatkan libur ini untuk bersama-sama mengajak istri dan anak mudik ke Banjarnegara.

Namun, inilah keasyikannya jadi seorang guru. Swasta lagi. Hehehe. Ketika liburan sedang seru-serunya berjalan satu pekan, aku harus merelakan satu pekan berikutnya untuk segera balik ke sekolah. Piket lah, rapat lah, dan…. Menemani murid-murid kelas X Fieldtrip.

Teman saya, mas Bowo namanya, lebih memilih untuk tetap berlibur bersama keluarga. Ketika “dipaksa” untuk tetap ikut fieldtrip, beliau berkata, “Ah gur piknik kok”. Sebuah jawaban yang bisa lucu, bisa pula menohok.

Lucu jika dimaknai sebagai: wong enak-enak diajak pergi bareng teman-teman & murid-murid kok malah gak mau ikut. Menohok dengan telak hati nurani bapak-bapak yang sudah berkeluarga seperti aku jika dimaknai: ini kan masih waktunya liburan, bolehlah kalau kita habiskan masa bersama keluarga tercinta. Satu semester kan kita sudah menghabiskan waktu di sekolah, hingga lupa untuk bercengkrama dengan anak istri.

Terlepas dari kedua argumen diatas, aku tetap ikut mendampingi murid-murid pada pelaksanaan fieldtrip kali ini. Gak tau kenapa kok aku didapuk sebagai sie acara. Padahal kan aku masih minim buat ngonsep acara. Apalagi macam acara plesir. 😁

Kami berkesempatan untuk melaksanakan kunjungan ke B2P2T2OOT, Tawangmangu. Entahlah apa kepanjangan dari Balai tersebut. Satu yang pasti, balai ini bergerak di bidang tanaman obat. Mulai dari pembibitan hingga produk akhir berupa obat, ada di B2P2T2OOT Tawangmangu.

Ini kunjungan kedua saya kesana. Dulu ketika masih kuliah S2 (yang hampir saja aku kena DO, lain kali insyaallah aku ceritakan hal ini 😂😂😂), aku pernah kesana bersama rekan-rekan kimia organik UGM. Jadi sudah tidak asing dengan tempat ini. Lumayan bisa jadi pemandu bagi murid-murid karena sudah tahu medan.

Habis lihat-lihat jamu, kita menuju ke Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar. Seingatku, ini juga bukan pertama kali aku kesini. Dulu sekali, aku kesini sama Bapak pake acara mabok naik bis.

Perjalanan lanjut ke Telaga Sarangan. Ini yang bikin dag dig dug. Sepanjang jalan menaiki gunung Lawu. Hampir-hampir bis nya gak kuat. Allahuakbar deh! Kita lewat jalan raya tertinggi di Jawa, kalau gak salah. Jalur Cemara Sewu, Cemara Kandang (silakan baca cerita ku mendaki Gunung Lawu), jalanan yang tertutup kabut dan jurang di sisi kanan kiri.

Pada akhirnya, terpampang juga keindahan alam ciptaan Allah. Telaga yang berada di atas ketinggian telah nampak. Dingin nya air. Sejuknya udara. Suasana terlengkapi dengan suara langkah kaki kuda serta raungan mesin diesel speed boat. Tidak terasa ini semua “gur piknik”.


Dilemma is when you stand on 2 choices.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: