Lanjut ke konten

Cara Aman Bermain Twitter

9 Mei 2011

Akhir-akhir ini, salah satu social media yang sedang trend penggunaannya adalah twitter. Banyak pengguna social media lain seperti facebook mulai beralih menggunakan twitter meski tidak sepenuhnya meninggalkan FB. Memang apa keunggulan twitter?? Saya sendiri sulit untuk menyebutkan keunggulan twitter dibanding social media yang lain. Hanya saja, melalui 140 karakter, seorang Barrack Obama bisa naik popularitasnya dan berhasil mempengaruhi publik hingga bisa menduduki jabatan sebagai Presiden AS. Nah, pada postingan kali ini, saya akan berbagi ke sobat semua tips menggunakan twitter. Sebagai catatan, postingan kali ini hanya berdasarkan pengalaman pribadi saya ketika menggunakan twitter.


Saya tidak memaksa anda menjadi follower di twitter :p

Saya tidak memaksa anda menjadi follower di twitter :p

  1. Karakter yang ada di twitter terbatas, tidak sebanyak FB, hanya 140 karakter saja. Untuk itu, cermatlah dalam mengisi kolom “What’s Happening?” agar tidak menimbulkan kerancuan. Gunakan singkatan yang wajar dan bisa diketahui semua orang.
  2. TimeLine adalah kumpulan update status dari teman-teman yang kita follow. Semakin banyak yang kita follow, semakin cepat perubahan di TL.
  3. Follow akun yang benar-benar kita ketahui. Twitter berbeda dengan FB dalam hal penambahan teman, kalau di FB ketika “add as a friend” dan di “confirm” secara otomatis status berlaku dua arah tetapi di twitter, kita hanya bisa membaca update status following kita. Jangan harap bisa tahu status follower, jika kita belum follow back.
  4. Jangan menjadi follower seorang public figure hanya karena ingin menunggu mereka berbuat salah dan selanjutnya kita menyalahkan mereka. Misal kita follow akun Menteri A atau artis B, ketika ada kontroversi tentang Menteri A atau artis B kita secara suka cita menghina mereka via twitter. Jangan, jangan lakukan itu! Hanya buang-buang energi saja.
  5. Gunakan “@” dan dilanjut dengan “username” (@username, tanpa spasi) untuk mention (mengirim pesan) kepada teman kita. Mention sama halnya dengan menulis wall kalau di FB.
  6. Untuk pesan kepada teman yang lebih personal/pribadi, gunakan “direct message” atau DM sehingga tidak diketahui oleh follower kita. Ingat: DM hanya bisa berlaku untuk mengirim pesan kepada follower.
  7. ReTweet (RT). RT digunakan untuk membantu menyebarkan informasi. Ada 2 macam RT, yaitu New Style ReTweet dan Old Style ReTweet. New Style RT hanya bisa membantu menyebarkan informasi tanpa menambahkan informasi. Old Style RT bisa menyebarkan info dengan sedikit penambahan dari kita. Sebaiknya jangan gunakan old style RT ketika sedang melakukan obrolan. Hal tersebut bisa mengganggu timeline dari  follower kita yang tidak terlibat obrolan.
  8. Gunakan reply untuk membalas pesan atau mention teman kita. Ini lebih efektif daripada menggunakan old style RT sehingga tidak mengganggu kenyamanan follower yang tidak terlibat obrolan. Gunakan hashtag agar tidak lupa terhadap inti pesan dalam obrolan.
  9. Hashtag atau tanda pagar (#) digunakan untuk mengkategorikan pesan. Caranya dengan mengetik tanda pagar diikuti kata kunci. Misal: #milanscudetto.
  10. Upload gambar. Siapa bilang twitter tidak bisa untuk upload foto-foto narsis seperti di FB?? 😀 Banyak sekali aplikasi dari third-party client twitter (aplikasi untuk twitter dari pihak ketiga) yang bisa digunakan untuk upload foto. Gunakan Plixi, TwitPic, YFrog dan masih banyak lagi untuk upload gambar. Saya sendiri lebih suka menggunakan TwitPic.com atau YFrog.com daripada Plixi.com karena foto bisa langsung terlihat oleh follower tanpa meng-klik link.
  11. Jangan langsung berbagi link dari portal berita tanpa membaca berita tersebut terlebih dulu. Jangan sampai kita dianggap sok tahu. Pastikan dulu kebenaran link tersebut dari sumbernya.
  12. Jangan menghakimi teman hanya dengan membaca satu update status darinya. Akan lebih bijak jika kita terlebih dahulu membaca timeline (TL) teman kita tersebut,  sehingga jelas duduk perkaranya. Setelah itu, barulah menanggapinya.
  13. Mungkin agak membosankan jika kita hanya membuka twitter melalui laman resminya twitter.com. Tidak usah khawatir, saat ini sudah banyak sekali tersedia aplikasi dari third-party client twitter yang bisa kita gunakan untuk sign in. Jika kita menggunakan PC, saya sarankan untuk menggunakan TweetDeck (harus meng-install dulu), HootSuite.com (tanpa instalasi), atau Echofon (install di firefox). Apabila menggunakan mobile phone, saya biasa menggunakan Tuitwit.com, m.tweete.net, dan m.ubersocial.com. Jika menggunakan smartphone, ubersocial adalah yang paling populer.
  14. Kita juga bisa update status di twitter dan FB sekaligus. Caranya dengan mengetik hashtag #FB di akhir kalimat. Beberapa aplikasi pihak ketiga juga menyediakan fasilitas update status ganda.
Demikian beberapa hal yang mungkin bisa membantu sobat-sobat ketika memutuskan untuk menduakan facebook dengan twitter. Sekali lagi saya tegaskan kepada sobat sekalian kalau informasi diatas hanya berdasarkan pengalaman pribadi saya. Sobat bisa menambahkan informasi sebagai jika dianggap perlu. Teringat pesan sahabat saya dari negeri seberang: Sharing is Caring. Semoga bermanfaat. 🙂
2 Komentar leave one →
  1. 9 Mei 2011 19:57

    thx for caring us, gan 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: